KKL_DR HARI KE 30 IAIN PSP 2020
Nam: Nursaidah lubis
Nim:1740200029
prodi: ES
Assalamualikum teman" poster saya kali ini akan mengangkat tema tentang relasasi agama dan kesehatan.
Kesehatan meruapakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, karena dengan kondisi yang sehat manusia dapat beraktifitas, beribadah dan melakukan berbagai hal lainnya. Tanpa kondisi yang sehat, manusia kehilangan daya untuk melakukan aktifitas serta menjalani kehidupan sebagaimana mestinya. Menjaga kesehatan yang berlandaskan agama merupakan solusi terbaik untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan kesehatan fisik bahkan jiwa dengan mematuhi, mengamalkkan nilai-nilai agama dalam aktifitas kehidupan sehari-hari. Karena didalam agama terdapat relasi dalam menjaga kesehatan.
Relasi agama dan kesehatan (sains) yaitu:
1. Adab makan dan minum
Didalam agama makan dan minum berdiri dilarang sesuai dengan hadits nabi “ abu hurairah juga meriwayatkan bahwa nabi bersabda, “janganlah seseorang dari kalian minum sambil berdiri, siapa yang lupa, maka hendaknya ia memuntahkannya lagi” (HR.Muslim).
Anas dan qatadah diriwayatkan bahwa nabi melarang seseorang laki-laki minum sambil berdiri. Qatadah berkata? “ kami lalu bertanya, “lantas bagaimana halnya dengan makan sambil berdiri?” beliau menjawab “ tentu itu lebih buruk dan lebih keji lagi.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).
Sedangkan didalam dunia kesehatan Dr nadia Octavia menjelaskan bahwa makan dan minum sambil duduk lebih menyehatkan dibandingkan makan dan minum sambil berdiri. “Pasalnya dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut sfringer yakni struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup tergantung posisi tubuh. Air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan diginjal. Filter penyaring ini terbuka disaat kita duduk dan tertutup disaat berdiri. Intinya tubuh kita memiliki jaringan membuka saat kita duduk dan menutup saat berdiri . bila anda makan dan minum sambil berdiri, maka tubuh tidak dapat menyaring hal-hal tersebut.
2. Jiwa yang tenang
Sebagai umat muslim ketenangan jiwa adalah kembali kepada allah. Islam mengajarkan banyak hal untuk manusia bisa meraih cara membuat hati ikhlas, tenang dan hidup bahagia menurut islam. Ibadah yang diperintahkan allah bukan semata-mata untuk menunjukkan ketaqwaan hamba kepada rabbnya, namun adalah sebagai obat bagi kegelisahan batin dari segala hiruk-pikuk dunia.
Sebagaimana allah berfirman dalam AlQuran: “yaitu orang orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat allah, ingatlah hanya dengan mengingat allah hati menjadi tentram. (QS. AR Ra’d ayat 28).
Sedangkan menurut dunia kesehatan Sebagaimana dilansir dari kementerian kesehatan kesehatan mental adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain sekitar. Karena penyakit mental dapat menyebabkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti merusak interaksi atau hubungan dengan lingkungan sekitar serta juga menurunkan produktivitas. Didalam agama dan dunia kesehatan ketenangan jiwa penting dan didalam agama diajarkan bagaimana agar mendapatkan jiwa yang tenang.
Relasi agama dan kesehatan (sains) yaitu:
1. Adab makan dan minum
Didalam agama makan dan minum berdiri dilarang sesuai dengan hadits nabi “ abu hurairah juga meriwayatkan bahwa nabi bersabda, “janganlah seseorang dari kalian minum sambil berdiri, siapa yang lupa, maka hendaknya ia memuntahkannya lagi” (HR.Muslim).
Anas dan qatadah diriwayatkan bahwa nabi melarang seseorang laki-laki minum sambil berdiri. Qatadah berkata? “ kami lalu bertanya, “lantas bagaimana halnya dengan makan sambil berdiri?” beliau menjawab “ tentu itu lebih buruk dan lebih keji lagi.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).
Sedangkan didalam dunia kesehatan Dr nadia Octavia menjelaskan bahwa makan dan minum sambil duduk lebih menyehatkan dibandingkan makan dan minum sambil berdiri. “Pasalnya dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut sfringer yakni struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup tergantung posisi tubuh. Air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan diginjal. Filter penyaring ini terbuka disaat kita duduk dan tertutup disaat berdiri. Intinya tubuh kita memiliki jaringan membuka saat kita duduk dan menutup saat berdiri . bila anda makan dan minum sambil berdiri, maka tubuh tidak dapat menyaring hal-hal tersebut.
2. Jiwa yang tenang
Sebagai umat muslim ketenangan jiwa adalah kembali kepada allah. Islam mengajarkan banyak hal untuk manusia bisa meraih cara membuat hati ikhlas, tenang dan hidup bahagia menurut islam. Ibadah yang diperintahkan allah bukan semata-mata untuk menunjukkan ketaqwaan hamba kepada rabbnya, namun adalah sebagai obat bagi kegelisahan batin dari segala hiruk-pikuk dunia.
Sebagaimana allah berfirman dalam AlQuran: “yaitu orang orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat allah, ingatlah hanya dengan mengingat allah hati menjadi tentram. (QS. AR Ra’d ayat 28).
Sedangkan menurut dunia kesehatan Sebagaimana dilansir dari kementerian kesehatan kesehatan mental adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain sekitar. Karena penyakit mental dapat menyebabkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti merusak interaksi atau hubungan dengan lingkungan sekitar serta juga menurunkan produktivitas. Didalam agama dan dunia kesehatan ketenangan jiwa penting dan didalam agama diajarkan bagaimana agar mendapatkan jiwa yang tenang.
Good info👍
BalasHapusMantap betul
BalasHapusSemngt
BalasHapusMantap bebeb🖤
BalasHapusMantap
BalasHapusMantap
BalasHapus☺
Hapus☺
HapusMantapss
BalasHapusSemangat ya
BalasHapusMantap
Hapus