Moderasi beragama di indonesia

    Moderasi Beragama Dalam Pandangan Islam

Moderasi beragama merupakan bagian dari deradikalisasi yang menjauhkan umat dari Islam, dengan menempelkan umat pada Islam moderat akan mengaburkan pemahaman umat tentang Islam yang utuh sehingga terjadi sekularisasi ajaran Islam. Pengaruh sistem sekuler juga sangat merusak umat yang mantranya menjadikan cara berpikir umat semakin merosot dan melahirkan manusia-manusia yang berani menafsirkan sendiri ayat-ayat Allah. Sesuai dengan hawa nafsunya.

Dalam Islam, makna toleransi bisa dimaknai dengan merujuk surah Al  Kaafirun: “Lakum diinukum waliyadiin” (Untukmu agamamu, dan untukku agamaku). Memberikan kebebasan kepada siapapun dalam beragama. Pluralitas dalam Islam merupakan Sunatullah, namun tidak sampai mengantarkan pada sekuleritas (moderat dalam beragama). Justru dengan Pluralitas yang Allah ciptakan, maka manusia butuh aturan yang mampu menyatukan.

Pertanyaanya apakah aturan tersebut berasal dari manusia atau dari Allah? Islam adalah agama yang lengkap, termasuk penjelasan yang menyebut sebuah istilah bahwa istilah tidak boleh dibuat sembarangan. Allah berfirman dlm Al Baqarah: 104 “Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu katakan (kepada Muhammad) raa’ina tetapi katakanlah unzhurna dan dengarlah. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih”.

Raa’ina berarti Sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. Dikala para sahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah orang Yahudi pun menggunakan kata ini dengan di gumam seakan-akan menyebut raa’ina padahal yang mereka katakan adalah ru’uunah yang berarti kebodohan yang sangat. Sebagai ejekan kepada Rasulullah. Itulah sebabnya Allah menyuruh supaya sahabat-sahabat menukar perkataan raa’ina menjadi unzhurna yang juga sama artinya dengan raa’ina.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKL-DR 2020 H-2

CARA MUDAH BELAJAR MATEMATIKA

BERLINDUNG DARI RASA MALAS