PERBEDAAN ILMU DAN HARTA

 KKL-DR 2020 H 23 IAIN PSP oleh  Linni Saskiyah Nasution Jurusan Tadris Matematika

DI masa sekarang ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk mencari harta. Mereka lebih suka mengumpalkan harta, seakan-akan hidup di dunia ini akan bertahan lama. Mereka tidak memikirkan sesuatu yang lain selain harta. Karena menurut pandangannya, hartalah yang dapat menguasai segalanya. Padahal tidak demikian. Ada kekuatan terhebat yang lebih berharga daripada harta. Apakah itu? Itulah ilmu.

perbedaan ilmu dan harta menurut Ali bin Abi Tholib

Ilmu tidak akan habis jika diamalkan,tapi justru akan sebaliknya. Ilmu itu lebih mulia kedudukannya daripada harta. Coba kita simak bagaimana ungkapan Ali bin Abi Thalib mengenai harta dan ilmu ini.

Dikisahkan ada sepuluh orang Khawarij datang mengunjungi tempat Ali bin Abi Thalib. Mereka bermaksud menguji sejauh mana kedalaman ilmu yang di kuasai oleh Ali bin Abi Thalib. Mereka penasaran karena Rasulullah saw dalam sabdanya pernah menggambarkan bahwa bila beliau adalah kota ilmu, maka Ali adalah pintunya.

"Hai Ali, manakah yang lebih mulia, ilmu atau harta benda, dan terangkan sebab-sebabnya?" ujar salah seorang dari mereka. Diantara 10 jawaban Sayyidina Ali adalah,

"Pengetahuan dan ilmu adalah warisan para nabi. Sedangkan harta kekayaan adalah warisan Fir'aun, Qorun, Syadad, dan sejenisnya. Maka ilmu lebih mulia daripada harta." Lalu Ali menguraikan penjelasannya :Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu bisa memelihara empunya. Sedangkan harta, empunya yang harus menjaga.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena orang yang berilmu banyak sahabatnya. Sedangkan orang yang banyak hartanya lebih banyak musuhnya.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu hanya diberikan oleh Allah kepada orang-orang yangdicintaiNya. Sedangkan harta diberikan oleh Allah kepada orang, baik yang dicintai maupun yang tidak dicintaiNya.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu bila disebarkan akan bertambah. Sedangkan harta jika disebarkan atau dibagikan akan berkurang.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu tidak dapat dicuri. Sedangkan harta dapat dicuri dan dapat hilang.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu tidak dapat binasa dan tidak dapat habis selamanya. Sedangkan harta benda bisa habis dan bisa lenyap karena masa atau usia.

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu memberi sinar kebaikan, menjernihkan pikiran dan hati serta menenangkan jiwa. Sedangkan harta benda pada umumnya menggelapkan jiwa dan hati

Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena orang yang berilmu lebih terdorong untuk mencintai Allah, merendahkan diri, dan bersifat perikemanusiaan. Sedangkan harta benda membangkitkan orang pada sifat-sifat sombong, congkak, takabur, dan angkuh.

Ilmu memang tidak dapat dilihat oleh kasat mata. Namun, hasil dari ilmu itu dapat kita rasakan. Nah, jika masih ada orang yang masih menyukai harta daripada ilmu, maka ia harus mengetahui beberapa perbedaan antara keduanya. Apa sajakah itu?

Menurut sayyidina Ali RA, ia berkata, bahwa perbedaan ilmu dan harta itu ada sepuluh, yaitu:

Pertama, ilmu merupakan warisan dari Rasulullah SAW, sedangkan harta merupakan warisan dari Firaun.

Kedua, ilmu dapat menjaga diri kita, sedangkan harta kitalah yang harus menjaganya.

Ketiga, dengan ilmu kita akan memiliki banyak kawan, karena ilmu sangatlah bernilai. Sedangkan harta cenderung menimbulkan banyak lawan, yang menimbulkan permusuhan.

Keempat, ilmu itu lebih mulia karena ilmu akan berkembang ketika dibagikan pada orang lain. Sedangkan harta akan menyusut atau berkurang, ketika dibagikan kepada orang lain.

Kelima, ilmu itu lebih baik karena orang yang berilmu cenderung untuk dermawan. Sedangkan orang berharta cenderung memiliki sifat kikir dan pelit.

Keenam, ilmu itu aman karena tidak dapat dicuri, sedangkan harta dapat dicuri.

Ketujuh, ilmu itu tahan lama, tidak akan rusak oleh waktu atau sebab dipakai, sedangkan harta bisa rusak.

Kedelapan, ilmu itu bernilai karena tanpa batas, sedangkan harta terbatas dan bisa dihitung.

Kesembilan, ilmu lebih bermutu karena menerangi pikiran, sedangkan harta membuat pikiran kita tidak pokus.

Kesepuluh, ilmu itu lebih utama karena ilmu mengajak manusia untuk mengabdi kepada Allah, mengingat makhluk-Nya yang lemah dan terbatas. Sedangkan harta mendorong manusia, menganggap dirinya sebagai Tuhan dengan memandang rendah orang-orang yang lebih miskin darinya.

SEKIAN DAN SELAMAT MEMBACA YA READERS SEMOGA BERMANFAAT

Komentar

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKL-DR 2020 H-2

CARA MUDAH BELAJAR MATEMATIKA

BERLINDUNG DARI RASA MALAS